HTML 5 Mengancam Posisi Flash

Penggunaan Flash untuk untuk mengembangkan produk-produk agar menjadi lebih menarik dan interaktif sudah diakui oleh banyak kalangan. Sudah tidak terhitung banyaknya jumlah website yang memakai fasilitas Flash yang merupakan produk Adobe ini. Penggunaan Flash biasanya dikaitkan dengan pengembangan website yang ingin menampilkan efek-efek, animasi, game, hingga video. Saat ini para pengembang website dan pengguna dunia internet sedang menunggu munculnya generasi terbaru HTML.

Para pengembang website lebih banyak menggunakan flash jika membutuhkan unsur yang mengandung animasi, video, audio, yang lebih menarik, karena jika menggunakan HTML, para pengembang harus memutar otak dengan skrip-skrip yang rumit, hanya agar bisa menampilkan sekedar animasi kecil. Tentu ini membutuhkan waktu yang cukup lama, apalagi jika pemilik website menginginkan efek yang dramatis dan rumit. Untuk itulah para pengembang HTML berfikir keras agar HTML versi berikutnya, yaitu versi 5 tidak lagi bergantuk pada Flash.

HTML telah berevolusi dan telah diperkenalkan di dunia Internet di awal tahun 1990 dan sedangkan HTML 4 menjadi rekomendasi W3C pada tahun 1997. Perkembangan HTML ini boleh dibilang sangat lambat, namun begitu untuk HTLM versi 5 bisa menjadi momok yang menakutkan bagi Flash. Ada beberapa kelebihan HTML 5, antara lain :

- Tag untuk Video dan Audio

Untuk menempelkan Video dan Audio Flash tidak diperlukan lagi. HTML 5 tidak embutuhkan plug-in lagi untuk sarana multimedia tersebut. Tentunya format video yang didukungnya tentulah tidak hanya satu, ia akan menggunakan codec yang cocok untuk berbagai browser. HTML 5 juga membantu kinerja saat meloading sebuah web. Ini berbeda dengan Flash yang membuat proses loading sebuah website menjadi lambat.

- Local Storage

HTML 5 menggunakan fasilitas Local Storage nya agar proses loading web menjadi lebih cepat. Local Storage dari HTML 5 mampu menyimpan data lebih besar dari biasanya, karena dia menggunakan storage sebagai local cache. Sekarang ini fasilitas kapasitas cookies dan cache tersedia dengan sangat terbatas, karenanya bisa mengganggu kinerja browser. Inilah yang disiasati oleh HTML 5. Dengan demikian performa dan kinerja aplikasi bisa lebih meningkat.


- Web Workers
Banyak programmer web, harus mau mempelajari Javascript dan Flash agar websitenya bisa menjadi lebih menarik. Tapi penggunaan plug-in itu menyebabkan loading website menjadi lebih berat dan terasa lambat. Untuk itulah HTML 5 menghadirkan Web Workers dengan threading nya agar proses akses atau loading menjadi lebih cepat.

Lalu apakah kita harus meninggalkan Flash? Janganlah terlalu terburu-buru. Karena itu semua nanti tergantung para vendor,   pengguna dan pengembang website sendiri. Sementara ini penggunaan Flash masih mumpuni sembari menunggu apakah HTML 5 yang masih baru bermain di audio video itu memang mempunyai gigi.

(SKETSA.CO.ID)

0

Comments

Leave a Reply




*) Wajib Diisi





       

Customer Support


Technical CS 1        :    

Technical CS 2        :    

Administrasi CS 1   :    

Administrasi CS 2   :    
0274 - 566463
SMS: 0274-6527724